FGD MPP PKS: Perkuat Fundamental Ekonomi Nasional untuk Indonesia yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing Global

Jakarta, eranewnormal.com. — Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang kali ini mengangkat tema “Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional untuk Mewujudkan Indonesia yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing Global.” Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PKS dalam memberikan kontribusi pemikiran strategis terhadap berbagai isu kebijakan publik dan perkembangan ekonomi nasional.

FGD yang berlangsung di Aula Utama Kantor DPTP PKS, Jakarta, pada Selasa (9/6), diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan dan pengurus PKS dari Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), Dewan Pakar PKS, Dewan Penasihat PKS, serta Fraksi PKS DPR RI.

Ketua MPP PKS, Mulyanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memahami secara komprehensif dinamika perekonomian nasional yang tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan terhadap nilai tukar rupiah, anjloknya IHSG, serta dampaknya terhadap ekonomi nasional.

“Tantangan yang sedang kita hadapi saat ini, harus disikapi dengan optimisme dan semangat gotong royong untuk memperkuat ketahanan ekonomi bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai langkah perbaikan dan penguatan ekonomi yang sedang dilakukan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga Indonesia mampu keluar dari berbagai tekanan ekonomi global dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan nasional.” ujar Mulyanto.

Dalam diskusi tersebut, para peserta memberikan perhatian terhadap dua isu utama. Pertama, dampak depresiasi rupiah terhadap berbagai aspek fundamental ekonomi nasional. Kedua, berbagai upaya strategis yang diperlukan untuk memperkuat daya tahan ekonomi agar pertumbuhan dapat kembali terjaga, sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional guna mengantisipasi risiko krisis di masa mendatang.

Mulyanto menekankan bahwa Indonesia memiliki modal yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi, baik dari sisi sumber daya, potensi pasar domestik, maupun dukungan masyarakat terhadap agenda pembangunan nasional. Karenanya upaya untuk mempertajam dan lebih mengefisiensikan pengelolaan sumber daya fiskal yang prudent menjadi sangat vital.

“Kita harus terus membangun optimisme bahwa penguatan demokrasi ekonomi melalui peran strategis negara yang good governance akan mampu memperkuat fundamental ekonomi nasional untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global,” ujar Mulyanto menutup sambutannya.

Melalui forum ini, MPP PKS berharap lahir berbagai gagasan, masukan, dan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi kontribusi bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas serta mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *